Dalam kedukaan dan kesusahanku...
Dalam ketakutan dan kegelisahanku...
Dalam ketidakberdayaan dan ketidakmengertianku...
Aku ingin di dekat-MU....tetap di dekat-MU....
“ Aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku ada di dekat-MU....
Tetapi aku tetap di dekat-MU; ENGKAU memegang tangan kananku
Dengan nasihat-MU ENGKAU menuntun aku,
Dan kemudian ENGKAU memgangkat aku kedalam kemuliaan “
( MAZMUR 73:22-24)
Palangkaraya, 05-01-2013
" Lihat AKU telah melukiskan engkau di telapak tanganKU; tembok-tembokmu tetap di ruang mataKU "(YESAYA 49:16)
Saturday, January 5, 2013
Thursday, January 3, 2013
^^ AKU MENJAGAMU.... MENUNGGUMU ^^
Mengawali harimu di tahun 2013.
Ada ragu di wajahmu,
ada bimbang di hatimu.
Ya,, karena kau tak tak tau kemana kau kan langkahkan
kakimu.
Kau menolak berjalan
besama-KU,
Kau lepaskan
tangan-KU,
Kau meragukan AKU dan
kau tutup telingamu.
Ya, itulah adalah pilihanmu AKU tak bisa memaksamu....
Silahkan kau pilih jalanmu dan bila suatu saat kau lelah....
Berpalinglah pada-KU....AKU
di belakangmu...
Menjagamu...
Menunggumu....
Siapa tau suatu saat
kau akan izinkan AKU....
untuk berjalan di depanmu dan memimpin langkahmu.
( Palangkaraya, 04-01-2013 )
DENGAN BERBAGAI CARA KAU BAWA AKU KEMBALI
Bila kurenungkan lagi smua yang tlah terjadi...
Sungguh aku sangat bersyukur pada-MU...
Tak pernah KAU tinggalkan aku...
Tak pernah berhenti kasih-MU.
Ketika ku melangkah tanpa-MU...
Ketika ku coba memilih jalanku...
Ketika ku tersesat dalam pencarianku...
Ketika ku terjatuh dalam kecongakanku.
Dengan lembut KAU memanggilku...
Dengan tangan kanan-MU KAU mengangkatku...
Dan dengan darah-MU KAU sucikan aku...
TUHAN...sungguh...dengan berbagai cara...
KAU slalu berhasil membawa ku kembali pada-MU.
( Palangkaraya, 03-01-2013 )
Tuesday, January 1, 2013
CATATAN AKHIR TAHUN 2012
Berkali-kali sudah ku coba
Namun aku tak pernah bisa
Semuanya sia-sia
Mungkinkah semua ini bisa ku lalui ?
Dapatkah semua ini ku hadapi ?
Aku lelah , aku ingin berhenti !!!
" Melangkahlah lagi, dan cobalah lagi "
DIA menatapku dengan lembut
" AKU bersamamu, cobalah sekali lagi "
"Apakah aku bisa ?" tanyaku .
" Ya, jika kau bersama-KU "
DIA menatapku lagi dan berkata;
“ Janganlah takut, sebab AKU menyertai engkau. Janganlah bimbang sebab AKU ini ALLAHmu;
AKU akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau;
AKU akan memegang engkau dengan tangan kananKU yang membawa kemenangan. “
( YESAYA 41:10 )
Detik-detik meninggalkan thn 2012.
Bagiku tahun 2012 seperti perjalanan mengarungi lautan luas dengan sebuah perahu kecil.Di mana langit begitu gelap bagiku. Dimana ombak dan badai tak pernah berhenti menerpaku, mempermainkan perahu kecilku, membuatnya terombang-ambing kesana-kemari dan hampir-hampir membuat perahu kecilku tenggelam ke dasar lautan yang kelam.
Tadinya aku berpikir bahwa aku akan selamanya terombang-ambing di tengah lautan ini. Kalau aku dan perahu kecilku akan tenggelam dan tak kan bisa lagi sampai ke daratan. Kalau hidupku akan berakhir di telan badai ini. Tapi ternyata aku salah.
Di saat semua terasa gelap bagiku. Disaat tidak ada jalan lagi. Di saat aku sudah tidak punya harapan lagi. Di saat aku berada di batas akhir kekuatanku. Di saat itulah KAU hadir untukku. Ya, KAU hadir dengan penuh kelembutan dan kasihMU.
Padahal selama ini aku sudah melupakan-MU, aku terlalu sibuk dengan semua badai hidupku hingga membiarkan-MU tertidur pulas dalam perahuku. Meskipun demikian KAU tak biarkan aku, KAU mendengar jeritan ketakutan dan keputusaasaanku,KAU mengerti bahasa air mataku, KAU tenangkan badai bagiku dan mengambil alih kemudi perahuku. Sehingga aku dan perahu kecilku masih mampu bertahan hingga di penghujung 2012 ini.
Terimakasih YESUSku untuk penyertaan-MU. Terimakasih untuk kasihMU yang tak pernah berhenti mengalir untukku. Terimakasih karena KAU selalu ada dan tak pernah tinggalkanku.
Tahun 2013 ini akan ku masuki hanya di dalam nama-MU yang kudus TUHAN YESUS KRISTUS dengan penuh harapan penyertaan-MU akan smakin nyata di thn 2013 ini.
Palangkaraya, 31 des 2012
Thursday, December 13, 2012
JAWABLAH DAN TERIMALAH DIA (PUISI NATAL
Kau yang meratap dalam senyap...
Kau yang membisu dalam gelap...
Kau yang lelah dan hilang harap.
Palangkaraya, 11 Des 2012
Kau yang membisu dalam gelap...
Kau yang lelah dan hilang harap.
Terbit untukmu secercah harap...
Mengusir gelap yang menyergap...
Membuka lagi hatimu yang lelap.
Di malam dingin yang menusuk tulang...
Di bawah cerlang cahaya bintang...
Dalam kesederhanaan sebuah kandang.
DIA datang untukmu...
DIA lahir untukmu...
DIA mau hapus semua ratapmu...
DIA mau angkat semua gelapmu...
Memberi harapan baru untukmu.
Lihat...senyum-NYA...
Lihat...tangan yang di ulurkan-NYA...
Dan dengarlah suara-NYA...
DIA memanggilmu dan terus memanggilmu....
Jawablah DIA dan terimalah DIA saat ini, hari ini skarang juga di hatimu.
Mengusir gelap yang menyergap...
Membuka lagi hatimu yang lelap.
Di malam dingin yang menusuk tulang...
Di bawah cerlang cahaya bintang...
Dalam kesederhanaan sebuah kandang.
DIA datang untukmu...
DIA lahir untukmu...
DIA mau hapus semua ratapmu...
DIA mau angkat semua gelapmu...
Memberi harapan baru untukmu.
Lihat...senyum-NYA...
Lihat...tangan yang di ulurkan-NYA...
Dan dengarlah suara-NYA...
DIA memanggilmu dan terus memanggilmu....
Jawablah DIA dan terimalah DIA saat ini, hari ini skarang juga di hatimu.
JANGAN BIARKAN AKU KEDINGINAN LAGI (PUISI NATAL)
Di bulan ini orang-orang ramai merayakan hari kelahiran-KU...
Lampu warna-warni di pasang...
Puji-pujian pun berkumandang...
Tapi hati-KU begitu pilu menyaksikan semua itu.
Bagaimana tidak ?!
Di sudut sana anak-anak menjerit kelaparan...
Dan di bawah jembatan itu seorang anak meringkuk kedinginan...
Tidak di pedulikan dan di tolak.
AKU teringat lebih dari 2000 tahun yang lalu...
Saat AKU datang, AKU juga ditolak
Tubuh mungil-KU kedinginan...
Karena tidak ada yang mau membuka pintu untuk-KU.
Sebuah kandang dan sebuah palungan...
Di situlah tubuh mungil-KU di baringkan...
Hanya kawanan gembala yang menyadari kehadiran-KU...
Dan para Majus yang menyambut-KU.
Di hari ini semua itu terulang kembali...
Meskipun ada lampu warna-warni...
Meskipun berkumandang puja-puji...
Meskipun kau bilang merayakan kelahiran-KU....
Tapi AKU masih tetap kedinginan.
Lampu warna-warni di pasang...
Puji-pujian pun berkumandang...
Tapi hati-KU begitu pilu menyaksikan semua itu.
Bagaimana tidak ?!
Di sudut sana anak-anak menjerit kelaparan...
Dan di bawah jembatan itu seorang anak meringkuk kedinginan...
Tidak di pedulikan dan di tolak.
AKU teringat lebih dari 2000 tahun yang lalu...
Saat AKU datang, AKU juga ditolak
Tubuh mungil-KU kedinginan...
Karena tidak ada yang mau membuka pintu untuk-KU.
Sebuah kandang dan sebuah palungan...
Di situlah tubuh mungil-KU di baringkan...
Hanya kawanan gembala yang menyadari kehadiran-KU...
Dan para Majus yang menyambut-KU.
Di hari ini semua itu terulang kembali...
Meskipun ada lampu warna-warni...
Meskipun berkumandang puja-puji...
Meskipun kau bilang merayakan kelahiran-KU....
Tapi AKU masih tetap kedinginan.
Lihatlah, kau masih tidak membukakan AKU pintu...
AKU masih kau biarkan berada di luar kau masih tetap menolak-KU...
Di bawah jembatan itu AKU menemani anak-KU yang kedinginan...
Dan di sudut yang gelap itu AKU bersama anak-KU yang kelaparan.
Kau masih tetap tidak menerima AKU.
Di hari ini, di hari kau merayakan kelahiran-KU...
AKU datang kembali padamu...
AKU berdiri dan kembali mengetuk pintu hatimu...
Adakah kau sungguh-sungguh mau membuka pintu hatimu untuk-KU ?
dan adakah kau juga mau menerima anak-anak-KU yang terlantar itu ????
Tolong...jangan biarkan AKU kedinginan lagi.
AKU masih kau biarkan berada di luar kau masih tetap menolak-KU...
Di bawah jembatan itu AKU menemani anak-KU yang kedinginan...
Dan di sudut yang gelap itu AKU bersama anak-KU yang kelaparan.
Kau masih tetap tidak menerima AKU.
Di hari ini, di hari kau merayakan kelahiran-KU...
AKU datang kembali padamu...
AKU berdiri dan kembali mengetuk pintu hatimu...
Adakah kau sungguh-sungguh mau membuka pintu hatimu untuk-KU ?
dan adakah kau juga mau menerima anak-anak-KU yang terlantar itu ????
Tolong...jangan biarkan AKU kedinginan lagi.
Palangkaraya, 1 Des 2012
KRISTUS HADIR DI SINI (PUISI NATAL)
Hadir di malam sepi...
Tebuai dalam sunyi...
Penuhi janji...
Kasih yang abadi...
Gelap pergi...
Terang kembali...
KRISTUS hadir disini...
Bawa sukacita di bumi ...
Mari memuji...
Tanggalkan dendam dan benci...
Hilangkan perih dan sakit hati...
Sambutlah KRISTUS di hati...
Tebuai dalam sunyi...
Penuhi janji...
Kasih yang abadi...
Gelap pergi...
Terang kembali...
KRISTUS hadir disini...
Bawa sukacita di bumi ...
Mari memuji...
Tanggalkan dendam dan benci...
Hilangkan perih dan sakit hati...
Sambutlah KRISTUS di hati...
Palangkaraya, 26 Nov 2011
Subscribe to:
Posts (Atom)






