Di gelap malam kau temenung..
Memandang langit tak berbintang...
Dengan tatapan kosong...
Dengan air mata berlinang...
Sesekali kau menyeka air matamu...
Sesekali terdengar isakmu...
Kau pikir tak ada yang melihatmu ?
Kau pikir tak ada yang memperhatikanmu ?
Tahukah kau...???
Jika AKU di sini...ada didekatmu....
Tahukah kau....??
Jika AKU menampung tiap tetesan air matamu....
Lihat...AKU bersamamu....
Tak pernah tinggalkanmu...
Slalu ada di dekatmu...
Walaupun sering tak kau hiraukan hadir-KU.
Palangkaraya, 09-01-2-13
" Lihat AKU telah melukiskan engkau di telapak tanganKU; tembok-tembokmu tetap di ruang mataKU "(YESAYA 49:16)
Thursday, January 10, 2013
Wednesday, January 9, 2013
AKU TAK MAU MEMIKULNYA LAGI
Malam begitu dingin. Gerimis mulai turun.
Aku menyusun kardus-kardus bekas sebagai alas tidurku. Pikiranku kacau, aku malas pulang ke rumah....aku baru saja bertengkar sama Ibu.
Dingin sekali....aku menggigil....seandainya aku dirumah aku masih bisa menghangatkan tubuhku dengan selimut tebal usangku. Tapi...sudahlah..aku tetap tak ingin pulang.
Aku pejamkan mata berharap kantuk menyerangku hingga aku bisa terlelap. Tapi...ahhh....mata ini kenapa begitu susah untuk di ajak kompromi.
Aku kesal sekali.... aku merasa Ibu tak adil padaku, Ibu selalu memarahiku tidak pernah sedikitpun menghargai jerih payahku. Aku bekerja keras setiap hari untuk memenuhi kebutuhan keluarga, untuk biaya pengobatan Ayah dan untuk biaya sekolah kedua adikku.
Jika terjadi sesuatu di rumah selalu aku yang di salahkan, selalu aku yang dimarahin. Padahal ada kedua kakak dan adikku , tapi kenapa mesti aku ???
Mungkin...Ibu memang tidak sayang lagi padaku !
Sebenarnya tidak masalah bagiku jika harus bekerja tapi aku sangat kesal dengan sikap Ibu yang selalu memanjakan kedua adikku.
Bayangkan saja, adikku yg bungsu yang masih kelas 1 SMP minta di beliin BB dan Ibu memaksaku untuk membelikannya.
Memangnya harga BB murah ???
Memangnya mencari uang itu mudah ??
Huff...hidup memang tak adil bagiku.
Aku bukan anak tertua, aku masih memiliki 2 orang kakak tapi mereka tidak mau bekerja....
Jadinya harus aku sendirian yg memikul beban keluarga semenjak Ayahku sakit dan sebagia penjaga toko gajiku tak seberapa.
Aku berusaha mencari tambahan dengan mengumpulkan kardus bekas dan botol air mineral, yupz... selain penjaga toko aku juga pemulung.
Ahh, TUHAN kenapa beban ini begitu berat ??
Jika aku tak pulang apa Ibu akan mencariku ??
Hujan semakin deras, aku masih beruntung bisa bernaung di depan toko tempat aku bekerja.
Dalam kedinginan dan kelelahan aku tertidur.
Aku bermimpi seseorang datang menghampiriku. Aku tidak terlalu jelas melihat-NYA ,yang aku dengar hanya bisikan-NYA yg lembut;
" Marilah kepada-KU semua yang letih lesu dan berbeban berat,
AKU akan memberi kelegaan kepadamu.
Pikulah Kuk yang KU pasang dan belajarlah pada-KU karena AKU lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Sebab Kuk yang KU pasang itu enak dan beban KU pun ringan ".
( MAT 11 28:30)
Aku terbangun....
Hujan semakin deras,, halilintar menyambar-nyambar...
Di kegelapan malam.... Ibu datang.
" Pulanglah, Nak....Ibu sangat kuatir padamu" kata Ibu seraya memelukku.
Aku jadi malu, kupikir Ibu tidak akan mencariku karena Ibu tidak sayang padaku. Aku jadi merasa bersalah pada Ibu,
" maafkan aku Ibu", gumamku dalam hati.
Ternyata Ibu rela berhujan-hujan hanya untuk mencari dan menyuruhku pulang.
Ternyata Ibu juga sangat sayang padaku.
Ampuni aku TUHAN....
Aku tidak seharusnya menanggung bebanku sendiri, beban itu bukan untuk ku pikul tapi untuk ku letakan di bawah kaki-MU.
Hidup tidaklah seberat yang ku pikir, hidup itu mudah dan ringan jika berserah kepada-MU.
Palangkaraya, 07-01-2013
Aku menyusun kardus-kardus bekas sebagai alas tidurku. Pikiranku kacau, aku malas pulang ke rumah....aku baru saja bertengkar sama Ibu.
Dingin sekali....aku menggigil....seandainya aku dirumah aku masih bisa menghangatkan tubuhku dengan selimut tebal usangku. Tapi...sudahlah..aku tetap tak ingin pulang.
Aku pejamkan mata berharap kantuk menyerangku hingga aku bisa terlelap. Tapi...ahhh....mata ini kenapa begitu susah untuk di ajak kompromi.
Aku kesal sekali.... aku merasa Ibu tak adil padaku, Ibu selalu memarahiku tidak pernah sedikitpun menghargai jerih payahku. Aku bekerja keras setiap hari untuk memenuhi kebutuhan keluarga, untuk biaya pengobatan Ayah dan untuk biaya sekolah kedua adikku.
Jika terjadi sesuatu di rumah selalu aku yang di salahkan, selalu aku yang dimarahin. Padahal ada kedua kakak dan adikku , tapi kenapa mesti aku ???
Mungkin...Ibu memang tidak sayang lagi padaku !
Sebenarnya tidak masalah bagiku jika harus bekerja tapi aku sangat kesal dengan sikap Ibu yang selalu memanjakan kedua adikku.
Bayangkan saja, adikku yg bungsu yang masih kelas 1 SMP minta di beliin BB dan Ibu memaksaku untuk membelikannya.
Memangnya harga BB murah ???
Memangnya mencari uang itu mudah ??
Huff...hidup memang tak adil bagiku.
Aku bukan anak tertua, aku masih memiliki 2 orang kakak tapi mereka tidak mau bekerja....
Jadinya harus aku sendirian yg memikul beban keluarga semenjak Ayahku sakit dan sebagia penjaga toko gajiku tak seberapa.
Aku berusaha mencari tambahan dengan mengumpulkan kardus bekas dan botol air mineral, yupz... selain penjaga toko aku juga pemulung.
Ahh, TUHAN kenapa beban ini begitu berat ??
Jika aku tak pulang apa Ibu akan mencariku ??
Hujan semakin deras, aku masih beruntung bisa bernaung di depan toko tempat aku bekerja.
Dalam kedinginan dan kelelahan aku tertidur.
Aku bermimpi seseorang datang menghampiriku. Aku tidak terlalu jelas melihat-NYA ,yang aku dengar hanya bisikan-NYA yg lembut;
" Marilah kepada-KU semua yang letih lesu dan berbeban berat,
AKU akan memberi kelegaan kepadamu.
Pikulah Kuk yang KU pasang dan belajarlah pada-KU karena AKU lemah lembut dan rendah hati dan jiwamu akan mendapat ketenangan.
Sebab Kuk yang KU pasang itu enak dan beban KU pun ringan ".
( MAT 11 28:30)
Aku terbangun....
Hujan semakin deras,, halilintar menyambar-nyambar...
Di kegelapan malam.... Ibu datang.
" Pulanglah, Nak....Ibu sangat kuatir padamu" kata Ibu seraya memelukku.
Aku jadi malu, kupikir Ibu tidak akan mencariku karena Ibu tidak sayang padaku. Aku jadi merasa bersalah pada Ibu,
" maafkan aku Ibu", gumamku dalam hati.
Ternyata Ibu rela berhujan-hujan hanya untuk mencari dan menyuruhku pulang.
Ternyata Ibu juga sangat sayang padaku.
Ampuni aku TUHAN....
Aku tidak seharusnya menanggung bebanku sendiri, beban itu bukan untuk ku pikul tapi untuk ku letakan di bawah kaki-MU.
Hidup tidaklah seberat yang ku pikir, hidup itu mudah dan ringan jika berserah kepada-MU.
Palangkaraya, 07-01-2013
Sunday, January 6, 2013
KAMU TIDAK KE GEREJA,NAK ???
Nenek tua itu berjalan tertatih.
Dia menatapku dengan ramah
Dia tampak letih.
Aku mengajaknya masuk rumah...sejenak melepas lelah
Nenek tua itu menggeleng lemah
" Aku mau ke Gereja, nak....aku sudah terlambat ", katanya seraya menunjuk Gereja sebrang rumah.
" Kamu tidak ke Gereja, nak....inikan hari minggu ?" dia menatapku..." selagi ada waktu pergilah ke Gereja, mengucap syukurlah atas semua yg tlah DIA perbuat dlm hidupmu....jangan pernah melupakan DIA ", Nenek tua itu berlalu dengan tertatih, menyeret tubuhnya yang ringkih.
Meninggalkan aku dengan wajah yang memerah.
Palangkaraya, 06-01-2013
Dia menatapku dengan ramah
Dia tampak letih.
Aku mengajaknya masuk rumah...sejenak melepas lelah
Nenek tua itu menggeleng lemah
" Aku mau ke Gereja, nak....aku sudah terlambat ", katanya seraya menunjuk Gereja sebrang rumah.
" Kamu tidak ke Gereja, nak....inikan hari minggu ?" dia menatapku..." selagi ada waktu pergilah ke Gereja, mengucap syukurlah atas semua yg tlah DIA perbuat dlm hidupmu....jangan pernah melupakan DIA ", Nenek tua itu berlalu dengan tertatih, menyeret tubuhnya yang ringkih.
Meninggalkan aku dengan wajah yang memerah.
Palangkaraya, 06-01-2013
Saturday, January 5, 2013
AKU INGIN DI DEKATMU...TETAP DI DEKATMU
Dalam kedukaan dan kesusahanku...
Dalam ketakutan dan kegelisahanku...
Dalam ketidakberdayaan dan ketidakmengertianku...
Aku ingin di dekat-MU....tetap di dekat-MU....
“ Aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku ada di dekat-MU....
Tetapi aku tetap di dekat-MU; ENGKAU memegang tangan kananku
Dengan nasihat-MU ENGKAU menuntun aku,
Dan kemudian ENGKAU memgangkat aku kedalam kemuliaan “
( MAZMUR 73:22-24)
Palangkaraya, 05-01-2013
Dalam ketakutan dan kegelisahanku...
Dalam ketidakberdayaan dan ketidakmengertianku...
Aku ingin di dekat-MU....tetap di dekat-MU....
“ Aku dungu dan tidak mengerti, seperti hewan aku ada di dekat-MU....
Tetapi aku tetap di dekat-MU; ENGKAU memegang tangan kananku
Dengan nasihat-MU ENGKAU menuntun aku,
Dan kemudian ENGKAU memgangkat aku kedalam kemuliaan “
( MAZMUR 73:22-24)
Palangkaraya, 05-01-2013
Thursday, January 3, 2013
^^ AKU MENJAGAMU.... MENUNGGUMU ^^
Mengawali harimu di tahun 2013.
Ada ragu di wajahmu,
ada bimbang di hatimu.
Ya,, karena kau tak tak tau kemana kau kan langkahkan
kakimu.
Kau menolak berjalan
besama-KU,
Kau lepaskan
tangan-KU,
Kau meragukan AKU dan
kau tutup telingamu.
Ya, itulah adalah pilihanmu AKU tak bisa memaksamu....
Silahkan kau pilih jalanmu dan bila suatu saat kau lelah....
Berpalinglah pada-KU....AKU
di belakangmu...
Menjagamu...
Menunggumu....
Siapa tau suatu saat
kau akan izinkan AKU....
untuk berjalan di depanmu dan memimpin langkahmu.
( Palangkaraya, 04-01-2013 )
DENGAN BERBAGAI CARA KAU BAWA AKU KEMBALI
Bila kurenungkan lagi smua yang tlah terjadi...
Sungguh aku sangat bersyukur pada-MU...
Tak pernah KAU tinggalkan aku...
Tak pernah berhenti kasih-MU.
Ketika ku melangkah tanpa-MU...
Ketika ku coba memilih jalanku...
Ketika ku tersesat dalam pencarianku...
Ketika ku terjatuh dalam kecongakanku.
Dengan lembut KAU memanggilku...
Dengan tangan kanan-MU KAU mengangkatku...
Dan dengan darah-MU KAU sucikan aku...
TUHAN...sungguh...dengan berbagai cara...
KAU slalu berhasil membawa ku kembali pada-MU.
( Palangkaraya, 03-01-2013 )
Tuesday, January 1, 2013
CATATAN AKHIR TAHUN 2012
Berkali-kali sudah ku coba
Namun aku tak pernah bisa
Semuanya sia-sia
Mungkinkah semua ini bisa ku lalui ?
Dapatkah semua ini ku hadapi ?
Aku lelah , aku ingin berhenti !!!
" Melangkahlah lagi, dan cobalah lagi "
DIA menatapku dengan lembut
" AKU bersamamu, cobalah sekali lagi "
"Apakah aku bisa ?" tanyaku .
" Ya, jika kau bersama-KU "
DIA menatapku lagi dan berkata;
“ Janganlah takut, sebab AKU menyertai engkau. Janganlah bimbang sebab AKU ini ALLAHmu;
AKU akan meneguhkan, bahkan akan menolong engkau;
AKU akan memegang engkau dengan tangan kananKU yang membawa kemenangan. “
( YESAYA 41:10 )
Detik-detik meninggalkan thn 2012.
Bagiku tahun 2012 seperti perjalanan mengarungi lautan luas dengan sebuah perahu kecil.Di mana langit begitu gelap bagiku. Dimana ombak dan badai tak pernah berhenti menerpaku, mempermainkan perahu kecilku, membuatnya terombang-ambing kesana-kemari dan hampir-hampir membuat perahu kecilku tenggelam ke dasar lautan yang kelam.
Tadinya aku berpikir bahwa aku akan selamanya terombang-ambing di tengah lautan ini. Kalau aku dan perahu kecilku akan tenggelam dan tak kan bisa lagi sampai ke daratan. Kalau hidupku akan berakhir di telan badai ini. Tapi ternyata aku salah.
Di saat semua terasa gelap bagiku. Disaat tidak ada jalan lagi. Di saat aku sudah tidak punya harapan lagi. Di saat aku berada di batas akhir kekuatanku. Di saat itulah KAU hadir untukku. Ya, KAU hadir dengan penuh kelembutan dan kasihMU.
Padahal selama ini aku sudah melupakan-MU, aku terlalu sibuk dengan semua badai hidupku hingga membiarkan-MU tertidur pulas dalam perahuku. Meskipun demikian KAU tak biarkan aku, KAU mendengar jeritan ketakutan dan keputusaasaanku,KAU mengerti bahasa air mataku, KAU tenangkan badai bagiku dan mengambil alih kemudi perahuku. Sehingga aku dan perahu kecilku masih mampu bertahan hingga di penghujung 2012 ini.
Terimakasih YESUSku untuk penyertaan-MU. Terimakasih untuk kasihMU yang tak pernah berhenti mengalir untukku. Terimakasih karena KAU selalu ada dan tak pernah tinggalkanku.
Tahun 2013 ini akan ku masuki hanya di dalam nama-MU yang kudus TUHAN YESUS KRISTUS dengan penuh harapan penyertaan-MU akan smakin nyata di thn 2013 ini.
Palangkaraya, 31 des 2012
Subscribe to:
Posts (Atom)






