Friday, October 26, 2012

RAJAWALI

Ada kalanya Tuhan menenangkan badai, adakalanya Dia membiarkan badai mengamuk dan Dia pun menenangkan Anda. (Anonim)



Dalam hidup ini angin tidak akan selamanya berhembus sepoi-sepoi. Adakalanya badai mengamuk dengan hebatnya dan memporak-porandakan semua kerja keras dan impian yang sudah kita bangun selama bertahun-tahun.
Kita berseru-seru kepada TUHAN, tetapi TUHAN seolah diam dan tidak peduli.

Akan tetapi jika kita fokus kepada TUHAN kita akan tau bahwa TUHAN ada, sangat dekat dan selalu ada di sisi kita.
TUHAN akan bekerja dengan cara dan waktunya sendiri, yang di butuhkan adalah kepercayaan kita kepada-NYA bahwa DIA ada dan ada tidak akan pernah membiarkan kita sendirian melewati badai.
 
 TUHAN telah menciptakan kita sebagai Rajawali, bukan Gagak yang suka memakan bangkai, bukan Merak yang suka pamer keindahan bulunya ataupun Beo yang suka meniru keadaan sekitarnya.

Kitalah Rajawali-Rajawali yang akan selalu terbang lebih tinggi saat badai melanda.
Rajawali percaya bahwa TUHAN sudah mengaruniakan sepasang sayap yang kuat supaya dia bisa terbang tinggi bahkan lebih tinggi lagi.

Rajawali sadar bahwa badai memang di perlukan untuk melatih sayapnya supaya dia menjadi kuat dan tangguh dan dia tidak akan menyerah.

Rajawali akan selamanya menjadi Rajawali badai yang hebat sekalipun tak kan bisa mengubah Rajawali menjadi seekor Gagak, Merak apalagi Beo.
 
(palangkaraya, 27 des 2011)

No comments:

Post a Comment