Thursday, December 13, 2012

JAWABLAH DAN TERIMALAH DIA (PUISI NATAL

Kau yang meratap dalam senyap...
Kau yang membisu dalam gelap...
Kau yang lelah dan hilang harap.

Terbit untukmu secercah harap...
Mengusir gelap yang menyergap...
Membuka lagi hatimu yang lelap.

Di malam dingin yang menusuk tulang...
Di bawah cerlang cahaya bintang...
Dalam kesederhanaan sebuah kandang.

DIA datang untukmu...
DIA lahir untukmu...
DIA mau hapus semua ratapmu...
DIA mau angkat semua gelapmu...
Memberi harapan baru untukmu.

Lihat...senyum-NYA...
Lihat...tangan yang di ulurkan-NYA...
Dan dengarlah suara-NYA...
DIA memanggilmu dan terus memanggilmu....
Jawablah DIA dan terimalah DIA saat ini, hari ini skarang juga di hatimu.

Palangkaraya, 11 Des 2012

JANGAN BIARKAN AKU KEDINGINAN LAGI (PUISI NATAL)

Di bulan ini orang-orang ramai merayakan hari kelahiran-KU...
Lampu warna-warni di pasang...
Puji-pujian pun berkumandang...
Tapi hati-KU begitu pilu menyaksikan semua itu.

Bagaimana tidak ?!
Di sudut sana anak-anak menjerit kelaparan...
Dan di bawah jembatan itu seorang anak meringkuk kedinginan...
Tidak di pedulikan dan di tolak.

AKU teringat lebih dari 2000 tahun yang lalu...
Saat AKU datang, AKU juga ditolak
Tubuh mungil-KU kedinginan...
Karena tidak ada yang mau membuka pintu untuk-KU.

Sebuah kandang dan sebuah palungan...
Di situlah tubuh mungil-KU di baringkan...
Hanya kawanan gembala yang menyadari kehadiran-KU...
Dan para Majus yang menyambut-KU.

Di hari ini semua itu terulang kembali...
Meskipun ada lampu warna-warni...
Meskipun berkumandang puja-puji...
Meskipun kau bilang merayakan kelahiran-KU....
Tapi AKU masih tetap kedinginan.
 
Lihatlah, kau masih tidak membukakan AKU pintu...
AKU masih kau biarkan berada di luar kau masih tetap menolak-KU...
Di bawah jembatan itu AKU menemani anak-KU yang kedinginan...
Dan di sudut yang gelap itu AKU bersama anak-KU yang kelaparan.
Kau masih tetap tidak menerima AKU.

Di hari ini, di hari kau merayakan kelahiran-KU...
AKU datang kembali padamu...
AKU berdiri dan kembali mengetuk pintu hatimu...
Adakah kau sungguh-sungguh mau membuka pintu hatimu untuk-KU ?
dan adakah kau juga mau menerima anak-anak-KU yang terlantar itu ????
Tolong...jangan biarkan AKU kedinginan lagi.
 
Palangkaraya, 1 Des 2012 

KRISTUS HADIR DI SINI (PUISI NATAL)

Hadir di malam sepi...
Tebuai dalam sunyi...
Penuhi janji...
Kasih yang abadi...


Gelap pergi...
Terang kembali...
KRISTUS hadir disini...
Bawa sukacita di bumi ...

Mari memuji...
Tanggalkan dendam dan benci...
Hilangkan perih dan sakit hati...
Sambutlah KRISTUS di hati...
 
Palangkaraya, 26 Nov 2011

Thursday, November 15, 2012

KEMBALILAH PADAKU

Semakin jauh ku pergi...
Semakin perih hati ini...
Tapi tetap, ku tak ingin kembali...


Menyepi dan menyendiri...
Merenungi dan meratapi...
Tapi tetap, aku tak mengerti...

Kadang... aku teringat pada-MU...
Akan senyum-MU, akan kasih-MU...
Tapi itu dulu, saat aku masih bersama-MU...

Kadang...aku ingin mengulang lagi kebersamaan itu...
Meniti hari dengan penuh kecerian bersama-MU...
Tapi aku malu, karena aku tlah menghianati-MU....

Ku kumpulkan semua kekuatanku...
Ku beranikan diri untuk melangkah mendekati-MU...
Tapi rasa malu melilitku hingga ku hanya bisa terpaku...
 
Kala ku menangis dalam keputusasaanku...
Kurasakan lembut tangan-MU mengusap air mataku...
KAU tersenyum dan berkata,  kembalilah sebab ;
''.... Muka-KU tidak akan muram terhadap kamu...
sebab AKU ini murah hati...hanya akuilah kesalahanmu,...."
( YEREMIA 3:12b-13a)
 
Palangkaraya, 8 Juni 2012
 

AMPUNI AKU TUHAN

Bukannya aku tak mau datang lagi kepada-MU...
Bukan juga karena aku malas...
Aku hanya merasa tak pantas...
Berkali-kali aku memohon ampun pada-MU sembari menangis...
Tapi berkali-kali juga aku mengulanginya dan kembali melukai -MU...


Aku sangat malu pada-MU, pada diriku juga pada semuanya...
Maaf, jika waktu itu aku meninggalkan-MU...
Maaf, jika waktu itu aku mencari jalanku sendiri tanpa-MU...
Sejujurnya dari lubuk hatiku...aku sangat merindukan-MU...
Tapi kini aku tak berdaya, aku sudah terjatuh dan berkubang lumpur dosa...

Kini, aku menatap buku yang KAU tulis untukku...
Buku yang dulu sangat sering aku baca dan kini sudah kusam dan berdebu...
Bergetar hatiku saat aku membaca tulisan-MU...
'' Oleh karena engkau berharga di mata-KU dan mulia, dan AKU ini mengasihi engkau " ( Yes 43 :4a)
" Lihat, AKU telah melukis engkau di telapak tangan-KU (YES 49:16a )

Palangkaraya, 3 Maret 2012

KAU TETAP MENGASIHIKU

Saat aku menangis....
KAU mengusap air mataku...
Saat aku gagal...

KAU bri ku kekuatan untuk bangkit...

Saat aku bahagia...
KAU pun aku lupakan...
Saat aku menang..
KAU pun aku tinggalkan...

Saat aku jatuh lagi...
KAU kembali aku hampiri...
Saat aku terluka lagi...
Kembali aku menangis di kaki-MU...

Tak sekalipun KAU menolakku...
Tak sekalipun KAU memperhitungkan semua kesalahanku...
KAU tetap menerimaku...
KAU tetap mengasihiku...

Dengan lembut KAU berkata padaku
''.... Muka-KU tidak akan muram terhadap kamu...
sebab AKU ini murah hati...
Hanya akuilah kesalahanmu,...."
( YEREMIA 3 :12b-13a )
 
Palangkaraya, 23 Feb 2012

SAAT KAU HADIR

Saat ku sendiri...
Sendiri menyusuri hari...
Sendiri di tengah gelap sunyi...


Saat tak seorang pun di sisi...
Saat tak seorang pun menemani..
Saat tak seorang pun peduli...

Air mata membasahi pipi...
Luka semakin dalam tak terperi...
Hidup tak tau arti membuat ku ingin mati...

Tapi..saat KAU hadir kembali...
Hari-hari ku menjadi berseri...
KAU balut luka di hati...
KAU curahkan kasih-MU di hati...

Kini ku mengerti...
Hidupku tak kan pernah berarti...
Jika KAU tak ada di hati...
Terimakasih TUHAN ku tlah temukan arti hidupku kini
 
Palangkaraya, 22 Feb 2012